Brocade Certified Fabric Professional
Juli 9, 2007
Setelah mematok persyaratan engineer partner harus lulus sertifikasi bcfp, akhirnya minggu kemarin team storage sempat juga mencicipi ujian bcfp ini. Dengan bermodalkan workshop sederhana yang dibawakan secara luar biasa oleh Jonas dari brocade di Daan Mogot, 4 dari 5 orang berhasil menggaet gelar bcfp. Selamat untuk rekan2 yang sukses meraih gelar bcfpnya kemarin.
Passing score??.. Untuk tingkat kesulitan yang lumayan tinggi, passing score yang didapat oleh peserta ujian yang lulus dari IT datacenter ini menurut saya luar biasa. Darman T Saragih dari team backup lulus dengan passing grade 78%. Oka dari team storage lulus dengan passing grade 76%. Rudy yang juga dari team storage lulus dengan passing grade 85%. Psssst… Saya juga lulus dengan passing grade 86%.
Dengan terujinya kemampuan team storage dan backup melalui gelar bcfp ini membuktikan bahwa hardskill teman-teman storage dan backup sangat baik. Dan knowledge ini pasti sangat bermanfaat bagi operasional storage maupun backup . Inilah yang dicari oleh management perusahaan. Keyakinan akan kehandalan infrastruktur yang dimanage oleh team & partner yang berkualitas dan teruji. Sekali lagi SELAMAT buat teman2 yang sudah sukses meraih gelar bcfpnya. Untuk yang belum sukses.. Tetap semangat !!!!..
Brocade Certified Fabric Professional merupakan level pertama dan prerequisite bagi sertifikasi brocade lainnya. Sertifikasi ini membutuhkan pemahaman mengenai konsep Fiber Channel, instalasi, configure dan troubleshooting produk-produk brocade. Sertifikasi yang lainnya dari brocade adalah BCSD (Brocade Certified SAN Designer). Sertifikasi ini memcerminkan pemahaman yang mendalam pada konsep SAN design mulai dari komponen komponen basicnya sampai pada integrasi yang kompleks di lapangan serta implementasi SAN solution yang tepat. Sertifikasi pada level berikutnya adalah BCSM (Brocade Certified SAN Manager). Yang ini merupakan advance level dalam memanage brocade switch dan SAN secara menyeluruh. Untuk dapat mengambil sertifikasi BCSM disyaratkan harus sudah lulus BCFP dulu.
Menurut survei certmag.com yang di release desember 2006 lalu, berdasarkan 35.573 IT professionals dari 197 negara, BCSM dan BCSD menduduki peringkat kedua dan ketiga top salary dengan rata-rata income USD 112.920 dan 112.890 pertahun. BCFP berada di posisi ke sembilan dengan rata-rata gaji pertahunnya USD 98.020. Ini artinya apa? Keahlian dibidang SAN storage sangat dihargai oleh industri di lapangan. Lebih tepatnya adalah industri sangat menghargai skill di bidang-bidang yang critical dan mempunyai dampak terhadap informasi dan data perusahaan seperti Storage Area Network dan information security. (note: cek juga certification yang rata2 salarynya diatas USD 100.000).
Siap bersaing dengan kompetitor?? sudah saatnya meningkatkan kemampuan perusahaan melalui sertifikasi para karyawannya. Ayo tancap gas…
Entry Filed under: datacenter, personal development. .
15 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
Cowojkt | Juli 10, 2007 at 9:35 am
Wah wah wah … Team Storage Indosat memang gak ada duanya … The best in Technical and others …
SELAMAT buat rekan-rekan yang LULUS BCFP … !!!!!!
:o)
2.
Mpik | Juli 10, 2007 at 2:58 pm
Wuihh… hebat bangetthhh… tobbb…
Selamat juga buat yang laen.
Mudah2an SAN Switch-nya aman terus yahh…. yg jagainnya dah certified, siapa takuttt
3.
Iwan Sulistyawan | Juli 12, 2007 at 1:45 pm
@ Cowojkt:
“The best in Technical and others …” maksudnya others apaan nih?? set style : pura2 nggak tahu.. :))
@Mpik:
Syip.. Selamat juga yaa sudah dapet gelar Netbackup certified professional.. btw, Blognya oke juga tuh pik.. http://backupzone.blogspot.com/ in english pula.. Mantap!!..
4.
Br@m | Juli 23, 2007 at 4:20 pm
Selamat Atas BCFPnya Pak, semoga bisa BCSD & BCSM.
Br@m
5.
O'pard | Juli 27, 2007 at 9:58 am
Selamat , infonya baru 11 orang yg mendapat BCFP loh di Jakarta…termasuk saya.. ;p.
Nextnya mau ambil sertifikasi apalagi nih…ikut dooong.
6.
Iwan Sulistyawan | Juli 30, 2007 at 10:33 am
Aamiin om Br@m..
next target BCSD deh.. hehehe..
7.
Arie Triantoro | Agustus 1, 2007 at 12:42 pm
Selamat ya,Pak.Salam kenal juga, ga sengaja saya browsing2 dapat link ini.Alhamdulillah, saya juga lulus exam BCFP meskipun nilainya pas-pasan.
Seandainya saja standart peringkat gaji di Indonesia bisa sama seperti yang Pak Iwan bilang dan banyak perusahaan yang memberikan apresiasi yang sama.hehehe… [-o<
8.
Iwan Sulistyawan | Agustus 7, 2007 at 1:52 pm
Salam kenal mas Arie Triantoro. Selamat juga atas predikat BCFPnya..
Mengenai gaji dan apresiasi ini saya yakin sertifikasi BCFP akan menunjukkan giginya di industri storage. Alasannya :
1. brocade merupakan brand SAN switch paling banyak di indonesia apalagi pasca akuisisi McData.
2. Data growth exponentially sehingga penggunaan SAN semakin popular di industri menengah ke atas. Akibatnya kebutuhan orang-orang yang handal seputar SAN mulai bermunculan. Sementara itu orang yang mengerti SAN secara mendalam masih sedikit. Salah satu paramenter kehandalan ini adalah dengan diujinya melalui sertifikasi.
BCFP saat ini tidak sepopular CCNA , MCSE atau yang lainnya karena memang kebutuhan di lapangan belum sebanyak itu. Tapi ini menjadi tantangan buat para BCFP untuk meyakinkan management perusahaan pentingnya mereka punya karyawan bersertifikat BCFP sama halnya perusahaan butuh engineer bersertifikat CCNA atau MCSE. Salah satunya seperti yang saya lakukan melalui blog ini
Semakin banyak perusahaan tahu tentang pentingnya data, pentingnya tenaga handal (baca: brocade certified) untuk handle/manage data tsb semakin tinggi apresiasi perusahaan ke kita.. eh, ke para BCFP ini.
Iya nggak mas Arie..
buat pak Budhi Wibawa CM brocade untuk indonesia, gimana kalau kita bikin program sosialisasi BCFP ini ke customer2 brocade.
9.
hendranur | Agustus 15, 2007 at 1:13 pm
wah ini pak Iwan yg tinggi besar itu yah??? hebat euy
10.
Budhi (Brocade) | Oktober 3, 2007 at 11:10 pm
Wah pak Iwan sorry nih, saya agak telat lihat pesan yg terakhir. Kita sedang siapkan berbagai kegiatan2x untuk para BCFP Indo-Club members untuk saling sharing ilmu satu sama lain dan juga untuk makin memperbanyak member-nya. Tunggu tanggal mainnya pak. Kita akan adakan beberapa kegiatan (funded by brocade) dari kita untuk kita.
11.
Iwan Sulistyawan | Oktober 9, 2007 at 9:01 am
Lagi pada ngomongin certificate jadi inget kalau bcfp score sekarang paling tinggi di indonesia dipegang sama Hendy dari niaga prima, 91%.. Selamat yaa Hendy..
@hendranur : betulll.. tinggi besar dan ndut.. hehehe..
@budhi : syip.. ditunggu lagi deh eventnya.
12.
ibrahim | Maret 15, 2008 at 5:43 pm
Dimana Ya saya bisa exam Brocade di Indonesia ?
13.
Iwan Sulistyawan | Maret 17, 2008 at 1:17 pm
@ibrahim : ujian Brocade bisa dilaksanakan di tempat-tempat yang sudah menjadi Pearson Vue Authorized Testing Centre. Saya waktu itu ambil di NetTrain karena dekat dengan kantor..
beberapa tempat lainnya di Jakarta, Indonesia yang paling up2date bisa dicari di webnya person vue. Silahkan cek di sini.
14.
Harjo | Maret 24, 2008 at 10:13 am
Salam kenal mas Iwan. Mengenai brocade ini menarik juga ya? Saya sendiri baru tahu mengenai produk brocade ini di Storage Day beberapa waktu yang lalu. Ketika ada questioner dari booth nya Brocade, ditanya merek apa yang paling ngetop untuk produk SAN? kayanya orang lain banyak isi … CISCO he he he.. kalau saya sih, tanya dulu dengan penjaganya, apa mbak ya? tulis aja Brocade katanya he he he… sepertinya merek baru atau sayanya yang gk ngikutin perkembanga ya …
15.
Iwan Sulistyawan | April 14, 2008 at 9:31 am
Salam kenal juga mas Harjo.. di dunia storage (FC technology) saya yakin market brocade jauh mengungguli cisco (yang jauh lebih populer di dunia IP). Apalagi pasca brocade mengakuisisi McData yang merupakan kompetitor nomor 2 nya.
However, komentarnya mas Harjo ini berarti masih jadi PRnya brocade untuk bisa lebih dikenal lebih luas.
Hayoo boss Budhi.. 90% market share di indonesia ternyata masih perlu lebih terkenal loh…