Mind your cable
Posted by Iwan Sulistyawan pada Februari 22, 2010
Setelah posting sebelumnya ngomongin label.. kali ini pengen juga share tentang hal yang lain tentang cable management lainnya. Yaitu tentang bagaimana memanage jalur kabel di datacenter.
Kita perlu set standarisasi supaya semua perangkat di datacenter sesuai dengan best practicenya. Termasuk standarisasi untuk kabel baik kabel FO, kabel UTP maupun kabel power. Mengatur kabel di datacenter bukan cuman butuh knowledge on technical aspect tapi juga butuh seni. Jika ditata dengan benar akan mengurangi waktu troubleshoot atau bahkan menghindari probem yang mungkin saja terjadi karena human error atau kerusakan si kabel itu sendiri.
Tanpa standarisasi, kabel2 itu bisa aja menjadi se-semerawut ini :

atau bahkan lebih buruk lagi
Oleh karena itu buatlah plan dan standarisasi untuk memanage kabel2 itu sebelum dibuat pusing karenanya.
Bagaimana caranya?..
Pertama-tama putuskan sejak awal kabel2 ini akan menggunakan jalur di bawah raised floor atau di atas rack atau kombinasi dua2nya. Buat jalur-jalur yang jelas dan gunakan cable tray. Pisahkan zone untuk kabel data dan kabel power. Meskipun kabel FO dan UTP bisa dalam zone yang sama, tapi pastikan tidak ada kabel FO yang tertindih oleh gelondongan kabel UTP. Kalau harus bersilangan, posisikan kabel FO berada di atas kabel UTP. Kalau spacenya cukup, sediakan saja tray yang berbeda untuk kabel FO dan UTP tersebut. Perhatikan juga space yang cukup untuk gulungan kabel sesuai radius yang disarankan. Usahakan tidak ada gulungan yang terlalu banyak. Cukup dilebihkan untuk jaga-jaga kalau harus ada geser2 rack atau server beberapa meter saja.
Penggunaan color coding juga perlu untuk mempermudah identifikasi fungsi masing2 kabel selain penggunaan label yang proper. Pada SAN environment, gunakan warna yang berbeda untuk masing2 fabric.

Di sisi switch, gunakanlah wire management bracket agar lebih tertata rapi. Perhatikan radius kabel yang dibolehkan untuk penataan kabel tsb. Perhatikan juga letak label sehingga mudah dibaca pada saat dibutuhkan.
Terus kalau saat ini sudah kadung berantakan gimana dong??.. Yaa tetap harus dimulai untuk perapihan kabel2 tersebut. Dimulai dari plan dan standarisasinya.. dari situ bisa dibuat blueprintnya. Setelah ada blue print, langkah berikutnya yaa cable restructuring..
Selain secara estetika kabel yang rapi ini lebih enak dilihat, secara teknis sesuai best practice dan bisa mempersingkat waktu troubleshoot, satu hal yang membuat berbeda adalah lebih professional look.
Bagi temen2 yang lebih berpengalaman tentang cable management ini, pls share tips2 anda di sini.. Semoga bisa bermanfaat buat kita semua..
