Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada September 6, 2009
Shocked.. lagi asyik2nya mantengin monitor tiba2 berasa pusing & semua benda bergoyang. Tengok kiri kanan tanya temen2 yg juga celingukan. “Gempa yaaa??”.. Cukup sekali anggukan langsung tanpa pikir panjang lagi segera raih HP di meja dan cabut keluar gedung sambil ngomporin temen2 yg lain untuk sama2 turun lewat tangga darurat. Gempa berskala 7.3 SR yang terjadi 142 km barat daya Tasikmalaya jam 3 sore kemaren membuat kepanikan sesaat khawatir akan keselamatan masing2. Untung Alhamdulillah nggak terjadi apa2.

Setelah di luar gedung segera coba telepon ke HP istri & rumah.. damn, network busy.. Yaa iya laah.. semua karyawan rame2 pada melakukan hal yang sama. Kapasitas jaringan nggak bisa handle sebanyak itu pada saat yg bersamaan. Untungnya nggak lama bisa juga call ke rumah. Tapi nggak ada yang angkat.. good.. berarti sudah pada keluar semua. *positif thinking aja dulu*.. Coba telepon istri tapi nggak nyambung2 juga.. ya sutralah.. berdoa saja semoga semua selamat.
Setelah berusaha mikirin keselamatan diri & keluarga berikutnya yg langsung kepikiran adalah kelangsungan business perusahaan. Di sini nih peran Business Continuity terasa penting.. Business continuity bukan sekedar ada DRC, atau ada data replication atau bahkan ada metro cluster infrastructure sekalipun. Business continuity adalah proses yang harus dapat mencover kelangsungan business setelah terjadi disaster. Di dalamnya termasuk proses yang tidak berkaitan dengan IT seperti keselamatan karyawan, kelangsungan komunikasi, etc. Nah.. untuk proses yang berkaitan dengan ITnya di cover dalam disaster recovery plan (DRP).
BCP/DRP memang seperti pemadam kebakaran. Baru terasa manfaatnya kalau benar2 terjadi disaster. Kalau nggak terjadi apa apa yaa belum bekerja apa-apa. Makanya management sering merasa ini tidak penting sampai benar2 terjadi disaster yang menyebabkan data lost atau revenue lost. Ditambah lagi investasi yang nilainya bisa jadi tidak kecil. Oleh karena itu BCP ini perlu dukungan management. Namun dukungan management bukan hanya sampai pada pembuatan BCP/DRP atau pembangunan infrastruktur pendukung saja. Satu hal lagi yang perlu dilakukan adalah test BCP secara reguler. Iya, reguler.. ini untuk menjamin bahwa proses BCP bisa berjalan sesuai plan yang sudah dibuat. Sudah sampai mana BCP di tempat anda??..
Ditulis dalam datacenter | 1 Komentar »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada Agustus 27, 2009
Karena harus menyesuaikan schedule dengan business partner, meeting hari ini baru dimulai jam 4 sore saat teman2 sudah siap2 pulang dan buka puasa di rumah bersama keluarga.. ternyata di meeting sore tadi ada pembaca baru blog ini. *hallo mbak siska.. selamat datang di blog ini*.. Mbak siska baru baca artikel2 disini karena baru diinformasikan oleh salah satu kawan lama yang sering saya kirimin notifikasi kalau ada tulisan2 baru di sini.. Nah, satu hal yang menarik adalah ungkapan mbak siska tadi sore yang menyatakan bahwa tulisan2 ini adalah dokumentasi operasional kami.. apa bener begitu?? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Blog | Bertanda: best practice, ilmu | 4 Komentar »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada Agustus 13, 2009
Pernah lihat momen2 sepakbola saat tercipta goal doong??.. di sana bukan cuma pemain di lapangan yang merayakan penambahan scorenya tapi juga semua pendukung-pendukungnya di stadion yang bersorak sorai penuh kegirangan.. Atau saat team ganda bulutangkis berhasil mencetak satu angka tambahan?? mereka ber hi-five untuk merayakan kemenangan kecil itu dan meningkatkan semangat sesama team.. atau di tenis lapangan saat pemain berhasil memasukkan bolanya. Dia merayakan kemenangan dengan mengepalkan tangan.. sambil berbisik “yessss”… Luarrr biasa kan??
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam datacenter, personal, personal development | Leave a Comment »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada Juli 30, 2009
Belum lama ini ada seorang sahabat saya yang dipindahtugaskan ke salah satu anak perusahaan. Di sana dipercayakan untuk pegang beberapa area termasuk storage management. Tulisan kali ini saya dedikasikan buat ribut sinandhi yang sekarang juga handle storage area ini di kantor barunya. (ini lanjutan dari transfer knowledge yang kemaren, bir..)
Berikut ini adalah beberapa best practice seputar SAN management yg perlu diimplementasikan pada area kerja storage management..
1. Dokumentasi
Maintain dokumentasi seputar SAN yang dimanage. Type devicenya, utilisasinya, performance, koneksi, etc.. yang dimaksud dengan maintain ini bukan sekali dibuat terus dibiarin.. tapi diperbaharui secara berkala & di review secara berkala juga. Banyak banget facts yang bisa didapat dari dokumentasi yang di review secara berkala. Misalnya error, updates bahkan bisa juga dipakai untuk capacity planning. Dokumentasi ini sebaiknya dikumpulkan dalam satu tempat yang bisa dibaca bareng2 seluruh team.
Ada beberapa tools yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi2 ini. Informasi detail bisa didapat dengan manfaatkan tools2 dari masing2 device untuk capture hal2 yg diperlukan tsb. Dan jangan lupa untuk direview secara berkala bersama team.. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam datacenter | Bertanda: best practice, datacenter, infrastructure, IT, management, SAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada Juni 19, 2009
Kalau sudah bicara performance, sebenernya saya prefer untuk share offline aja.. lebih enak jelasinnya. Tapi gpp lah.. ini sedikit share aja ttg raid system di disk. Meskipun bahasannya ini sebenernya enakan dibikin teknis, mudah2an artikel ini cukup gamblang supaya lebih mudah dipahami
RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah suatu metode untuk menggabungkan beberapa harddisk menjadi satu kesatuan device. Raid diterapkan untuk meningkatkan keamanan data (melalui redudancy atau parity) maupun untuk meningkatkan performance (di striping, data ditulis/dibaca ke lebih dari satu disk).
berikut ini type-type RAID yang umum digunakan:
Raid 0 :data disebar (striped) ke beberapa disk, tanpa redudancy tanpa parity. Type ini paling cepat tapi paling nggak aman.

koq paling cepet?? iya, karena… Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam datacenter | Bertanda: performance, Raid | 2 Komentar »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada April 15, 2009
Baru aja nyari arsip email lama di mailbox.. eh, ketemu tulisan jadul yang menarik seputar meeting.. Supaya informasinya bisa diterapkan bersama sama, maka artikel ini dipublish ulang lewat blog ini..

Tulisan ini di buat dalam rangka menyikapi curhat temen2 kantor (dan pengalaman pribadi siih) terhadap seringnya meeting2 tapi hasilnya nggak optimal.. berikut tips meeting yang efektif dan produktif (dirangkum dari beberapa sumber di internet).. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam personal, personal development | Bertanda: efektif, effective, kerja, meeting, tips | 6 Komentar »
Ditulis oleh Iwan Sulistyawan di/pada Februari 7, 2009
Duh.. Gemes banget waktu akses internet di rumah harus keluar dulu karena sinyal 3G broadband di ruang keluarga nggak sebagus di teras depan atau di pinggir jendela kamar. Padahal pengennya bisa browsing sambil relax.. dengerin lagunya Lee ritenour atau Norah jones pake home audio di ruang keluarga.
Untungnya minggu kemaren sempet mampir ke mall ambasador.. di sana ada yang jual 3.5G broadband router + access point + mini server . Harganya 1 juta rupiah pas. Dicoba ditawar lagi nggak mau turun juga.. well, relatif murah sih.. Beli aja deh..


berikut ini detail spek dan hasil implementasinya di rumah.. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam personal | Bertanda: 3.5 broadband, access point, wifi | 6 Komentar »